Khasiat ekstrak teripang sudah dirasakan oleh Hj Halimah Omar. Perempuan kelahiran Johor, Malaysia, 24 Mei 1951 itu 17 tahun mengidap asma. Jika kambuh, anak ke-8 dari 12 bersaudara itu segera mendatangi Batupahat Hospital, rumah sakit yang berjarak sekitar 2 km dari rumahnya.
Biasanya untuk mengatasi asmanya itu dokter memberinya bentolin, niulin, dan obat spray. Namun penyakitnya akan kambuh kembali jika obat-obatannya habis. Sebab itu, ibu 2 anak itu beralih mengkonsumsi ekstrak teripang. 2 sdm 2x sehari rajin ia konsumsi. Seketika itu khasiatnya langsung ia rasakan ”saya rasa badan sedap (enak,red)” cerita perempuan 55 tahun itu saat diwawancarai oleh trubus di kediamannya di Bilangan Tamantasik, Johor malaysia. Dan kini setelah 2 tahun mengkonsumsi gamat –sebutan ekstrak teripang di malysia- asmanya sudah tak pernah kambuh lagi.
Selain menyembuhkan stroke dan asma, teripang juga mampu mengatasi penyakit kronis yang lain. Seperti diabetes mellitus, jantung koroner, hepatitis, dan psoriasis. Dr Zen Djaja MD di Malang mengungkapkan bahwa Keampuhan anggota famili Holothuriidae dalam mengobati berbagi penyakit tentu dengan cara kinerja yang berbeda. Seperti untuk penyakit asam urat ekstrak teripang memblokir asam urat, untuk masalh osteoarthritis alias radang sendi teripang memberikan kondroitin sehingga tulang rawannya membaik. Dengan mengkonsumsi ekstrak teripang banyak penderita berharap untuk kesembuhannya. Ekstrak teripang kini memang mulai menjadi banyak topik pembicaraan di negara Indonesia karena khasiatnya.
Banyak pula ulasan-ulasan yang mengungkapkan tentang khasiat ekstrak teripang yang dikonsumsi oleh para dokter yang menderita penyakit tertentu. Kisah selanjutnya sang dokter menyarankan-jika tak boleh dibilang meresepkan-untuk pasiennya. Sekedar mencotohkan, mantan direktur RS PGI Cikini di Jakarta Dr Pieter AW Pattinama MPH sejak tahun 1972 ia mengidap penyakit Diabetes militus. Derita panjangnya ini akhirnya berakhir setelah menjalani terapi disertai mengkonsumsi ekstrak teripang. Hanya selang 2 bulan mengkonsumsi ekstrak teripang, hasil tes menunjukkan kadar gula darhnya yang semula 500 mg/dl turun menjadi 160 mg/dl. Menurut dr Andreas Widjaja fenomena bangkitnya fitofarmaka di Indonesia seiring penggunaan ekstrak teripang oleh para dokter sebagai jalan terakhir penyembuhan setelah obat-obat kimiawi dirasa tak sanggup lagi. Ekstrak teripang notabennya belum teruji secara klinis. Padahal terhadap obat atau suplemen yang belum diuji secara klinis biasanya para dokter di Indonesia tak begitu percaya
Lengkap
Ahli nutrisi Malaysia Walter Kee Mun Yee mengungkapkan tentang rahasia ekstrak teripang dalam menyembuhkan berbagai penyakit. Bahwa dalam ekstrak teripang terdapat kandungan kolagen, MPS (mucopolusacarida), DHA (Docosahexaenoic acid) dan EPA (Eicosapentaenoic acid).
Ketika diwawancarai oleh majalah Trubus, alumnus Wisconsin University itu berujar bahwa MPS dalam bentuk kondritin sulfat berguna untuk memulihkan sendi dan membangun tulang rawan. Pada dinding sel senyawa itu memberi pelendiran. DHA dan EPA banyak dijumpai pada satwa laut. EPA dan DHA, disebut omega 3-merupakan asam lemak rantai panjang. menurut Dr Luki Kartadinata, alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti DHA dan EPA berfungsi untuk proses pertumbuhan otak dan berguna untuk melancarkan sirkulasi darah. Senada dengan pendapat Dr. Luki, Dr Uken Sutrisno seorang ahli gizi menjelaskan bahwa DHA dan EPA berfungsi untuk kecerdasan dan berhubungan dengan pertumbuhan simpul-simpul saraf atau ganglion.
Fungsi lainnya diungkapkan oleh dr Imelda Retno Purwanti dokter di Kelapagading, Jakarta Utara, EPA dan Omega 3 sebagai pelarut kolesterol, terutama LDL adalah kolesterol jahat. Yang akan berakibat penyakit jantung jika kolesterol tinggi tak diterapi. Dampaknya berantai dan tidak dapat berdiri sendiri-sendiri. Dr Zen Djaja MD alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Atmajaya mengatakan bahwa wanita yang sedang hamil sangat baik untuk mengkonsumsi ekstrak teripang dan bukan untuk anak-anak. DHA tak begitu berkhasiat pada bayi yang telah lahir seperti ungkapan beberapa penelitian spesifik. Sebab DHA akan terlihat fungsinya kala pembentukan otak pada janin. Semua ahli sepakat soal faedah EPA dan DHA, yang belum pasti adalah soal waktu pemberian.
Dr Uken Soetrisno seorang doktor Nutrisi alumnus Oregon State University mengungkapkan pendapat berbeda. Bahwa DHA juga baik dikonsumsi untuk anak-anak di bawah 2 tahun selain untuk wanita yang sedang hamil. Namun harus tetap menjaga keseimbangan nutrisi. Sebab menurutnya tak ada makanan super lengkap di dunia ini. Selain itu Dr. Luki juga mengatakan teathfish-sebutan teripang di Inggris-kaya tembaga. Dan tembaga sangat bagus untuk regenerasi sel sehingga membikin tetap awet muda. Sedangkan menurut Zen Djaja MD mentimun laut-sebutan untuk teripang-mengandung asam lemak 12-MTA alias metthyltetradecanoic acid yang bagus untuk menyembuhkan Ginjal yang rusak. Hingga kini penelitian tentang jenis bakteri yang berperan dalam pembentukan asam masih berjalan. Asam itu ampuh mengahalangi enzim 5-Lox atau terkenal sebagai lipoksigenase. enzim yang mengoksidasi lemak tak jenuh menjadi peroksida sehingga mengancam kesehatan. Kata dr Zen, dalam dunia pengobatan modern ini adalah kunci pengobatan asma, pembengkakan usus dan arthritis. Ribuan silam Hoisom- sebutan teripang di Cina sudah dikonsumsi oleh masyarakat cina sebaga obat tradisional. teripang di Cina-dikeringkan atau dibuat bubuk.
Dokter alumnus Beijing University of Traditional Chinese Medicine, William Aditeja, mengatakan bahwa daripada teripang yang kering, teripang bubuk lebih aman dikonsumsi pasien yang alergi. Kadar protein teripang kering relatif tinggi sehingga memicu alergi. Pemanfaatan teripang digunakan untuk mengobati penyakit sirosis hati, mioma, dan semua penyakit yang menyebabkan organ tubuh mengeras atau membengkak oleh Ahli pengobatan cina di Jakarta itu. William yang saat ini membuka praktek di Jakarta kota itu berujar bahwa sebab teripang berkadar garam tinggi maka dapat membantu melunakkan atau mengecilkan kelainan organ tubuh yang mengeras atau membengkak. Selain itu ia juga mengatakan jika kadar konsumsi berlebihan dalam jangka waktu yang lama, maka akan berefek pada ginjal. Dosisnya menurut William teripang kering 15-30 g; bubuk, 3 g satu kali konsumsi. Dan 2-3 kali sehari untuk tingkat frekuensi. Ekstrak gamat tanpa garam seperti ikan laut atau cumi-cumi, kata Walter Kee Mun Yee rasa dagingnya tak asin meski habitatnya di laut sebab adanya reverse osmosis. Karena efek yang berbeda, tentu saja zeekomkamer-sebutan teripang di Belanda tidak disarankan oleh semua dokter pada pasienya.
Dokter sekaligus herbalis di Tangerang, Provinsi Banten, dr Paulus Wahyudi Halim mencontohkan dengan menganjurkan pasiennya agar berhati-hati. Efek samping harusnya lebih diperhatikan terutama pada organ hati dan ginjal. Sebab bila pada keduanya menglami kerusakan, obat justru dapat mencelakakan kita. Dokter alumnus Universitas Degli Studi Padova, Italia itu mengatakan Reaksi setiap orang terhadap obat berbeda-beda, tergantung tingkat kemampuan tubuh menerima zat itu. ekstrak teripang harusnya melalui uji yang mengikuti kaidah farmakologis seperti uji klinis.
Hal itu bertujuan agar konsumen terlindungi dengan menentukan dosis yang tepat. Maklum saja, kadangkala dosis yang digunakan mengacu pada pasien di mancanegara. Padahal antar konsumen memiliki kebutuhan yang berbeda. Ahli farmakologi Institut Teknologi Bandung (ITB) Dr Asep Gana Suganda mengungkapkan hal yang sama, dosen jurusan Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITB itu berpendapat bahwa terdapat kandungan senyawa toksik seperti holoturin pada teripang yang malah berbahaya untuk tubuh manusia. ”Jika memenuhi data praklinis obat herbal terstandar baru bisa dikatakan aman” kata doktor Farmakologi alumnus Nantes University, Perancis.
Sebenarnya teripang sudah masuk uji praklinis, yaitu banyaknya periset dari berbagai Negara yang telah membuktikan keampuhan ekstrak teripang. Salah satunya Dr Retno Murwani dari Universitas Diponegoro yang membuktikan ekstrak teripang sebagai anti kanker. Tong Y, dari Divisi Farmakologi Antitumor, State Key Laboratory of Drug Research, Shanghai Institute of Materia Medica, Chinese Academy of Sciences, Shanghai, Cina juga mendapati riset yang serupa. Hasil olahan beberapa spesies teripang yang telah diteliti senyawa aktifnya, kini banyak dikonsumsi dalam bentuk cair. Drs Prapto Darsono, periset Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi berujar bahwa kasus teripang beracun belum pernah ditemukan. Prof Dr Zaiton Hassan, peneliti teripang dari Universiti PutraMalaysia menjawab pertanyaan tentang spesies yang berkhasiat obat. Bahwa kandungan antarspesies relatif sama, hanya persentase zat aktif yang berbeda. Teripang pasir Holothuria scabra, teripang hitam H. edulis, dan Stichopus variegates adalah beberapa spesies yang biasanya diolah menjadi ekstrak. Ekstrak teripang diIndonesia masih mengimpor dariMalaysia padahal populasi spesies banyak di Negara.
Sejak tahun 1995 di negara Malaysia telah melakukan riset teripang secara terpadu. Di negri bekas jajahan inggris itu popularitas gamat-begitu mereka menyebut teripang-amat tinggi. Prof Dr Ridzwan Hashim, mantan dosen Universiti Kebangsaan Malaysia yang kini mengajar di International Islamic University Kuala lumpur telah melakukan penelitian untuk pertama kalinya. Dan hingga kini penelitian masih dilakukan.
Hasil riset itu mengungkapkan bahwa teripang berkhasiat mengobati beragam penyakit. Hal itu mendorong para investor untuk membuka pabrik pengolahan. Terang saja di negri jiran itu sekarang banyak bertengger puluhan produsen ekstrak teripang dari skala rumahan yang berpusat di Pulau Langkawi hingga skala besar. produsen skala besar di Malaysia antara lain Diamond Interest Sdn Bhd (Sdn Bhd, Sendirian Berhad = PT, perusahaan terbatas), Healwell Pharmaceuticals Sdn Bhd, Luxor Network Sdn Bhd, MICH Sdn Bhd, dan Rojam Industries Sdn Bhd. Di Indonesia kini beredar tiga merek produk teripang yaitu Sea Cucumber, Gamat Emulsion, dan jelly Gamat. Dan yang menaungi ketiganya adalah 3 perusahaan yang disebutkan 3 pertama di atas.
Volume penjualan tahun 2005 meningkat 25% daripada tahun sebelumnya. Hal itu diungkapkan oleh Paulus Prawira yang mendistribusikan Sea Cucumber di Jakarta. Thomas Hendrawan, distributor jelly Gamat di Indonesia juga merasakan tingginya permintaan di Indonesia. Ekstrak teripang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, itu diindikasi dari lonjakan permintaan ke-3 merek tersebut. Meski teknologi pengolahan beche de mer-sebutan teripang di lidah Perancis-tergolong mudah ditambah keragaman spesies yang tinggi yang ada di negara kita tak membuat didirikannya industri pengolahan ekstrak teripang di Indonesia.
Alumnus Biologi Kelautan University of South Carolina, Amerika Serikat, Drs Prapto Darsono mengatakan dari 1.200 spesies teripang, 200 di antaranya hidup di Indonesia. Padahal, prospek pasar ekstrak teripang amat menjanjikan seiring kesadaran masyarakat akan kesehatan yang semakin meningkat. Menurut dr Zen Djaja teripang masih saja kita golongkan sebagi bahan makanan. Padahal teripang sedang gencar dimanfaatkan sebagai obat oleh ilmu pengobatan barat. Obat atau suplemen, apapun sebutannya, toh banyak orang kini menggantungkan harapan kesembuhannya pada ekstrak teripang. Sebab teripang terbukti berkhasiat menyembuhkan beragam penyakit maut.



